Minggu, 25 Januari 2009
osis
Pelantikan OSIS SMA PMS
Periode 2008/2009
Mengajak Semua santri meningkatkan Bahasa Inggris dan Arab
Memiliki Jiwa yang berbudi pekerti dalam segala bidang
Dengan dipilihnya sebagai pengurus OSIS, sehingga memiliki tangungjawab yang lebih, sehingga bisa memajukan kinerja OSIS lama.
SUSUNAN PENGURUS OSIS SMA
PONDOK MODERN SELAMAT KENDAL
MASA BHAKTI 2008/2009
![]()
Ketua umum : Khusaeni
Ketua I : Suryo Widi Nugroho
Ketua II : M. Taufikur Rohman
Sekretaris I : Tri Maya Aprias
Sekretaris II : Alfian Chandra
Bendahara I : Erina Nuke Listianti
Bendahara II : Yunita Fitria Rahma
SEKSI-SEKSI
Ø Seksi Pembinaan Ketakwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
| Ahmad Zamroni Siti Kunarni Saeful Qomar | Laelatul Mufida Kurniasih |
Ø Seksi Pembinaan Berorganisasi Pendidikan Politik dan Kepemimpinan
| M. Mistakhul Amin Dede Hidayat Putra Yulia Kusuma Ratna Widianti | Eko Setyo A. Rifda Ashari Al Amin Puji Ikhtiarti |
Ø Seksi Pembinaan Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur
| Ekha Rifki Fauzi Siti Nuryanah | Gali Raga Suci Windi Azarni |
Ø Seksi Pembinaan Keterampilan dan Kewirausahaan
| Nur Yulianti Iva Hanifah | Isra’ Ma’arojal Hatsmi Faisal Anwar |
Ø Seksi Pembinaan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
| Khotibul Umam Mustaqimah Puji Maghfiroh | Azka Aulia Chairul Anwar |
Ø Seksi Pembinaan Keterampilan Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi
| Nurul Idhom Fikriansyah Vita Nur Azizah | Rifdian Enggar Firza Nasrullah Dini Ayu |
Ø Seksi Penbinaan Persepsi Apresiasi dan Kreasi Seni
| Angga fikri Maulana Septiani | Chairul Umam Nurul Maziah |
Ø Seksi Penbinaan Pendidika Pendahuluan Belanegara
| M. Syaqiq M. Faturrahman Mirfaqoh Azizah | Fara Fella Oktaviani Siti Mahmudah |
Rabu, 21 Januari 2009
Lowongan
Dibutuhkan :
- Guru Biologi S1
- Punya Kemampuan IT (powerpoint, excel, word)
- Bisa baca tulis Al-Qur'an dengan baik
- Laki-laki
- Gaji 2 Jt
Hubungi : (085 640 55 33 53), (081 805 855 431), (081 391 51 66 27)
Senin, 12 Januari 2009
SKM
SMA Pondok Modern Selamat Menuju Rintisan Sekolah Kategori Mandiri
SMA Pondok Modern Selamat pada Semester II Tahun ajaran 2008/2009 mulai berbenah dan melakukan persiapan menuju Sekolah Kategori Mandiri. Persiapan yang dilakukan antara lain :
- Meningkatkan Sumber Daya Manusia
- Mengadakan IHT (In House Training)
- Melengkapi sarana dan prasarana
- Meningkatkan proses
- Pemantauan, Evaluasi dan Supervisi
- Mencari dukungan baik Internal maupun Eksternal
Komponen dalam Sekolah Kategori Mandiri
- Standar isi dan standar kompetensi lulusan
- Standar proses
- Standar pendidik dan tenaga kependidikan
- Standar sarana dan prasarana
- Standar pengelolaan
- Standar pembiayaan
- Standar penilaian pendidikan
- Kesiapan sekolah dan dukungan eksternal
KONSEP DASAR SKM/SSN
1. Pengertian
Penjelasan PP No. 19 Tahun 2005 pasal 11 ayat 2 menyebutkan bahwa pemerintah mengkategorikan sekolah/madrasah yang telah atau hampir memenuhi standar nasional ke dalam kategori mandiri. Penjelasan selanjutnya menyebutkan bahwa sekolah kategori mandiri (SKM) harus menerapkan sistem kredit semester (SKS). SKS adalah salah satu sistem penerapan program pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai subyek. Pembelajaran berpusat pada peserta didik, yaitu bagaimana peserta didik belajar. Peserta didik diberi kebebasan untuk merencanakan kegiatan belajarnya sesuai dengan minat, kemampuan, dan harapan masing-masing (Chandramohan, 2006).
Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi menyatakan bahwa sistem kredit semester adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti setiap semester pada satuan pendidikan. Mengacu pada konsep tersebut, SKS dapat diterapkan untuk menunjang realisasi konsep belajar tuntas yang digunakan dalam menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pada Sistem Kredit Semester, setiap satu satuan kredit semester (1 SKS) berbobot dua jam kegiatan pembelajaran per minggu selama 16 minggu per semester. Pada SMA/MA/SMLB, SMK/MAK atau bentuk lain yang sederajat, satu jam kegiatan tatap muka berlangsung selama 45 menit, sedangkan 25 menit kegiatan terstruktur dan 25 menit kegiatan mandiri.
Dengan demikian, penerapan SKS pada KTSP perlu dilakukan penyesuaian dengan menggunakan pendekatan pembelajaran tuntas di mana satuan kegiatan belajar peserta didik tidak diukur berdasarkan lama waktu kegiatan per minggu-semester tetapi pada satuan (unit) kompetensi yang dicapai.
2. Karakteristik
Berdasarkan penjelasan PP No. 19 Tahun 2005 Pasal 11 ayat (2) bahwa ciri Sekolah Kategori Mandiri/Sekolah Standar Nasional adalah terpenuhinya standar nasional pendidikan dan mampu menjalankan sistem kredit semester.
Dari ciri tersebut Sekolah Kategori Mandiri/Sekolah Standar Nasional memiliki profil sebagai persyaratan minimal yang meliputi :
a. Dukungan Internal, yang meliputi : 1) Kinerja Sekolah indikator terakreditasi A, rerata nilai UN tiga tahun terakhir minimum 7,00, persentase kelulusan UN ≥ 90 % untuk tiga tahun terakhir, animo tiga tahun terakhir > daya tampung, prestasi akademik dan non akademik yang diraih, melaksanakan manajemen berbasis sekolah, jumlah siswa per kelas maksimal 32 orang, ada pertemuan rutin pimpinan dengan guru, ada pertemuan rutin sekolah dengan orang tua. 2) Kurikulum, dengan indikator memiliki kurikulum Sekolah Kategori Mandiri, beban studi dinyatakan dengan satuan kredit semester, mata pelajaran yang ditawarkan ada yang wajib dan pilihan, panduan/dokumen penyelenggaraan, memiliki pedoman pembelajaran, memiliki pedoman pemilihan mata pelajaran sesuai dengan potensi dan minat, memiliki panduan menjajagi potensi peserta didik dan memiliki pedoman penilaian. 3) Kesiapan sekolah, dengan indikator Sekolah menyatakan bersedia melaksanakan Sistem Kredit Semester, Persentase guru yang menyatakan ingin melaksanakan SKS ≥ 90%, Pernyataan staf administrasi akademik bersedia melaksanakan SKS, Kemampuan staf administrasi akademik dalam menggunakan komputer. 4) Sumber Daya Manusia, dengan indikator persentase guru memenuhi kualifikasi akademik ≥ 75%, relevansi guru setiap mata pelajaran dengan latar belakang pendidikan (90 %), rasio guru dan siswa, jumlah tenaga administrasi akademik memadai, tersedia guru bimbingan konseling/ karir. 5) Fasilitas di sekolah, dengan indiktor memiliki ruang kepala Sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang guru, ruang bimbingan, ruang Unit Kesehatan, tempat Olah Raga, tempat ibadah, lapangan bermain, komputer untuk administrasi, memiliki laboratorium: Bahasa, Teknologi informasi/komputer, Fisika, Kimia, Biologi, Multimedia, IPS, Perpustakaan yang memiliki koleksi buku setiap mata pelajaran, memberikan Layananan bimbingan karir
b. Dukungan Eksternal untuk menyelenggarakan SKM/SSN berasal dari dukungan komite sekolah, orang tua peserta didik, dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dukungan dari tenaga pendamping pelaksanaan SKS.
Secara ringkas prinsip pembelajaran pada SKM/SSN adalah :
1. Berpusat pada peserta didik, yaitu bagaimana peserta didik belajar.
2. Menggunakan berbagai metode yang memudahkan peserta didik belajar.
3. Proses pembelajaran bersifat kontekstual.
4. Interaktif, inspiratif, menyenangkan, memotivasi, menantang dan dalam iklim yang kondusif.
5. Menekankan pada kemampuan dan kemauan bertanya dari peserta didik
6. Dilakukan melalui kelompok belajar dan tutor sebaya.
7. Mengalokasikan waktu sesuai dengan kemampuan belajar peserta didik
8. Melaksanakan program remedial dan pengayaan sesuai dengan hasil evaluasi formatif.
Baca Selengkapnya......
Rabu, 07 Januari 2009
IHT
| In House Training (IHT) | |||
| Hari/Tanggal | Waktu | Kegiatan/Materi | Nara Sumber |
| Kamis, 8 Januari 2009 | 13.30 – 15.00 | Pembelajaran Berbasis IT | Bpk. Sunarto, S.Pd M.Pd |
| Jumat, 9 Januari 2009 | 13.30 – 15.00 | Sekolah Kategori Mandiri | Bpk. Drs. H. Utomo, M.Pd |
| Sabtu, 10 Januari 2009 | 13.30 – 15.00 | Implementasi SKM | Ibu. Sri Mulyani, M.Pd |
Selasa, 06 Januari 2009
Ketutamaan 10 Muharam
Dari Ibnu Abbas r.a berkata Rasulullah S.A.W bersabda : "Barang siapa yang berpuasa pada hari Aasyura (10 Muharram) maka Allah S.W.T akan memberi kepadanya pahala 10,000 malaikat dan barang siapa yang berpuasa pada hari Aasyura (10 Muharram) maka akan diberi pahala 10,000 orang berhaji dan berumrah, dan 10,000 pahala orang mati syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut maka Allah S.W.T akan menaikkan dengan setiap rambut satu darjat. Dan barang siapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada hari Aasyura, maka seolah-olah dia memberi makan pada seluruh ummat Rasulullah S.A.W yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka."
Lalu para sahabat bertanya Rasulullah S.A.W : "Ya Rasulullah S.A.W, adakah Allah telah melebihkan hari Aasyura daripada hari-hari lain?". Maka berkata Rasulullah S.A.W : "Ya, memang benar, Allah Taala menjadikan langit dan bumi pada hari Aasyura, menjadikan laut pada hari Aasyura, menjadikan bukit-bukit pada hari Aasyura, menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari Aasyura, lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari Aasyura, dan Allah S.W.T menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari Aasyura, Allah S.W.T menenggelamkan Fir'aun pada hari Aasyura, menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari Aasyura, Allah S.W.T menerima taubat Nabi Adam pada hari Aasyura, Allah S.W.T mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari Aasyura, Allah S.W.T mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari Aasyura, dan akan terjadi hari kiamat itu juga pada hari Aasyura !".
diposting oleh: Asep